Penampilan BIPA di International Cultural Festival
Pada Jumat (3/10) kemarin, BIPA ikut serta dalam kegiatan International Cultural Festival (Festival Kebudayaan Mancanegara) yang digelar oleh OIA (Office of International Affairs) di Graha Sawunggaling UNESA, Lidah Wetan. Acara ini sebagai wujud mempererat kolaborasi UNESA dengan komunitas-komunitas internasional serta sekaligus merayakan kebudayaan-kebudayaan lokal dan mancanegara. Acara ICF ini sendiri sudah berjalan selama tiga tahun berturut-turut dan telah menjadi salah satu acara yang paling dinanti-nantikan setiap awal tahun ajaran baru Universitas Negeri Surabaya. Tahun ini, ICF diadakan bersamaan dengan acara Kece Cari Talenta Special Edition: International, yang mana juga diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa asing dari BIPA.
BIPA sendiri menggelar booth sebagai pusat informasi, pengunjung dapat berinteraksi, menanyakan seputar program BIPA, hingga memenangkan permainan berhadiah. Tak jarang, pengunjung menemui dan berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswa asing dari BIPA selama berlangsungnya acara.
Acara berlangsung dari pukul 12.30 sampai berakhir pukul 21.50 malam. Diawali oleh pagelaran tari Reog Sawunggaling sebagai pertunjukan seni lokal untuk pembukaan. Sebelumnya ketika menunggu persiapan pembukaan, para pengunjung ditemani oleh penampilan dari UKM Keroncong UNESA. Setelah selesainya pagelaran reog, beberapa sambutan diberikan.
“Saya berharap acara pada hari ini dapat menginspirasi kita untuk merekatkan hubungan persahabatan internasional dan terus bekerja sama dalam membuat dunia inklusif yang damai dan memiliki ekualitas,” dari pak Asrori, S.S., M.Pd. sebagai direktur OIA UNESA menyampaikan harapannya untuk ICF.
Sambutan-sambutan lainnya berasal dari Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes. sebagai wakil rektor bidang empat UNESA, hingga kedutaan-kedutaan besar mancanegara seperti Australia, Britania, dan India, serta sambutan dari Western Sydney University Indonesia juga memberikan harapan mereka yang selaras dengan misi ICF dalam menjaga hubungan dan kolaborasi internasional. Setelah semua sambutan disampaikan, gong pembukaan pun dipukul sebagai penanda acara secara formal sudah dimulai.
Selanjutnya, acara dimeriahkan oleh penampilan-penampilan fashion show mancanegara, perwakilan dari mitra-mitra internasional UNESA, termasuk BIPA. Dilanjutkan oleh penampilan kebudayaan-kebudayaan lokal dan luar negeri. Dari BIPA sendiri juga turut menyumbangkan talenta-talentanya, mahasiswa-mahasiswa asing ikut tampil di panggung ICF. dimulai dari penampilan cover lagu APT. by Rosé ft Bruno Mars oleh Subin, mahasiswa dari Korea Selatan, Niko, mahasiswa asal Tiongkok yang menyanyikan lagu dalam bahasa-ibunya, hingga lagu Bahasa Kalbu yang dibawakan oleh Roda dari India.
Acara ditutup dengan awarding untuk mereka yang aktif pada sesi cultural quest dan juga untuk penampilan kebudayaan terbaik hingga kostum tradisional mancanegara terbaik. Mahasiswa-mahasiswa BIPA sendiri mendapat hadiah juara dua sesi cultural quest. Aprilia, mahasiswa dari Tiongkok serta Roda dari India juga mendapatkan penghargaan sebagai 2nd dan 3rd place sesi fashion show.
“Sebenarnya, di Korea saya belum pernah berdiri di panggung sebesar ini, jadi awalnya saya cukup khawatir. Tapi berkat dukungan dan semangat dari banyak orang dari BIPA, Dosen, para sahabat, OIA, dan JG, saya bisa melakukannya dengan baik. Saya benar-benar berterima kasih, dan saya sangat senang karena banyak yang menyukai penampilan saya,” ungkap Subin yang juga dikenal dengan nama Sekar, mahasiswa asal Korea Selatan, setelah penampilannya membawakan lagu APT.
Roda, mahasiswi BIPA dari India juga menyatakan kesan dan perasaannya setelah tampil pada acara tersebut. Ia menyatakan bahwa ICF adalah pengalaman yang sangat menyenangkan dan menyegarkan baginya, dia sangat menyukainya dan sangat berterima kasih kepada para panitia karena telah menyelenggarakan acara yang luar biasa ini,” hats off to them!,” katanya. Roda berkata bahwa dia sangat menikmati setiap momen dan berharap dapat berpartisipasi lagi di tahun depan.
“Kemarin sangat bagus! Ternyata ramai sekali orang yang melihat, aku juga ingin berterima kasih kepada semua yang telah bersusah payah membantuku,” katanya
By: Fadhola Abad
Share It On: