FBS UNESA Gelar Sosialisasi Penyusunan Dokumen SAR ACQUIN untuk Persiapan Akreditasi Internasional
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Self Assessment Report (SAR) ACQUIN sebagai bagian dari persiapan akreditasi internasional bagi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang dan S1 Sastra Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh pimpinan fakultas, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta tim taskforce akreditasi dari kedua program studi.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau memberikan pemahaman mengenai mekanisme penyusunan dokumen Self Assessment Report (SAR) yang menjadi bagian penting dalam proses akreditasi internasional ACQUIN, mulai dari pemetaan standar mutu, penyusunan evidence berbasis data, hingga strategi penyajian dokumen yang sistematis sesuai dengan standar penjaminan mutu internasional.
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNESA, Syafi’ul Anam, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola mutu akademik sekaligus mendorong internasionalisasi program studi di lingkungan FBS UNESA. Menurutnya, akreditasi internasional tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi upaya untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh Wakil Dekan bidding 1 Bapak Prof. Dr. Anas Ahmadi, M.Pd., sorta Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Bahasa dan Seni UNESA dengan ketua Ibu Respati Retno Utami, S.Pd., M.Pd. Melalui kegiatan ini, tim penyusun dokumen akreditasi diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan dokumen SAR ACQUIN sehingga proses persiapan akreditasi dapat berjalan secara lebih sistematis, terukur, dan sesuai dengan standar mutu internasional.
Kegiatan ini diikuti oleh dekanat, tim GPM, koordinator program studi, Unit Penjaminan Mutu (UPM), serta tim taskforce akreditasi dari Program Studi S1 Sastra Indonesia dan S1 Pendidikan Bahasa Jepang. Diskusi yang berlangsung interaktif juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan strategi dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan fakultas.
Melalui kegiatan ini, FBS UNESA menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang inklusif dan berstandar internasional. Upaya tersebut juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education, melalui penguatan mutu pendidikan, serta SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi akademik antarperguruan tinggi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Share It On: