Mahasiswa BIPA menjadi Pemenang: “Kece Cari Talenta Special Edition: International’’
Pada Jumat 3 Oktober kemarin, bersamaan dengan pelaksanaan International Cultural Festival, dilaksanakan pula Kece Cari Talenta Special Edition: International oleh Kece Media UNESA di Graha Sawunggaling UNESA, Lidah Wetan.
Acara ini merupakan momentum grandfinal dari serangkain lomba pembawa berita oleh Kece Media, para mahasiswa asing BIPA juga mengikuti lomba ini sebagai kategori internasional. BIPA mengirimkan tiga perwakilan yakni Jaegeol dari Korea Selatan, Meilani dari Tiongkok, dan Rajab dari Tanzania.
Acara dimulai dengan sambutan yang dipimpin oleh Master of Ceremony, dan lanjut langsung menuju penampilan-penampilan pembawaan berita oleh para grandfinalis. Dimulai dari kategori nasional dan dilanjutkan oleh kategori Internasional.
Dengan dewan juri yang berbakat seperti Herma Retno Prabayanti, S.E., M.Med.Kom., dosen program studi Produksi Media UNESA sekaligus mantan presenter untuk kanal televisi Trans7 dan MetroTV, dan juga Danang Ariyanto, S.Si., M.Si., dosen Sains Aktuaria UNESA serta seorang pembawa acara profesional.
Para mahasiswa bipa, dari kedua dari kanan: Rajab, Meilani, dan Jaegeol
Perlombaan berlangsung sengit, para peserta menyurahkan seluruh kerja keras mereka untuk mendapatkan hasil maksimal dan terbaik, berlomba meraih tahta pemenang. Dari 16 grandfinalis, terdapat 6 pemenang tiap kategori nasional dan internasional.
Ketiga perwakilan BIPA melaju ke babak grandfinal. Ketiganya membawa pulang penghargaan-penghargaan sebagai para pemenang. Jaegeol dari Korea Selatan mendapatkan penghargaan sebagai the most favorite, sedangkan Rojab dari Tanzania mendapatkan penghargaan the most awesome. Meilani, mahasiswa dari Tiongkok bahkan berhasil meraih dan membawa pulang juara satu.
“Saat nama saya diumumkan sebagai pemenang kompetisi news anchor, hatiku dipenuhi rasa gembira dan syukur, khususnya kepada para dosen BIPA yang sudah memberi dukungan dan evaluasi-evaluasinya, mereka semua telah banyak membantu saya, ke depannya saya mau terus berusaha belajar bahasa Indonesia dan meningkatkan kemampuan saya,” ucap Meilani setelah mendapatkan peringkat pertama dari kompetisi news anchor kategori internasional.
Sementara itu, Rajab dan Jaegol juga menyampaikan perasaan mereka menjadi perwakilan BIPA. Rajab mengatakan bahwa sebagai pengalaman pertama, ini merupakan hal yang baru baginya, meskipun dia sebenarnya sudah banyak belajar kosa kata baru dan kebudayaan Indonesia, ia sangat senang dengan pengalaman ini dan tidak sabar untuk mengikuti lagi tahun depan.
Jaegol juga menyatakan kesenangannya dalam mengikuti event ini dan berharap agar kedepannya akan ada lebih banyak event yang bisa diikuti oleh mahasiswa internasional.
“Ketika saya praktik membaca naskah berita, saya baru tahu tentang kabar baru OIA UNESA dan menjadi tahu kosakata-kosakata baru juga, tentu saja, teman-teman Indonesia dan internasional melakukan lebih bagus daripada saya, tetapi hal itu malah membuat saya bangga dan terdorong untuk belajar lebih rajin.” Ucap Jaegol.
By:Fadhola Abad
Share It On: