Masalah lingkungan merupakan masalah utama yang perlu untuk diberi perhatian penuh. Namun jika kita lihat faktanya, pemahaman manusia tentang pengelolaan lingkungan saat ini masih jauh dari kata sempurna. Sebenarnya masalah ini membutuhkan kerjasama dari semua elemen masyarakat, tak terkecuali kalangan civitas akademika. Sebagai kalangan akademisi, pemikiran kedepan tentang masalah lingkungan sangat dinanti oleh masyarakat karena tentunya kualitas lingkungan yang baik akan menopang kehidupan yang baik.

Berbagai bentuk antisipasi telah bermunculan dengan semakin banyaknya gerakan dan program penanggulangan pemanasan global dan peduli lingkungan. Salah satu program yang saat ini sedang dikembangkan yaitu eco campus atau green campus.

Program Eco-Campus dilatar belakangi antara lain bahwa lingkungan kampus diharapkan harus merupakan tempat yang nyaman, bersih, teduh (hijau), indah dan sehat. Pengertian istilah ECO-CAMPUS/GREEN CAMPUS dalam konteks pelastarian lingkungan bukan hanya suatu lingkungan kampus yang dipenuhi dengan pepohonan yang hijau ataupun kampus yang dipenuhi oleh cat hijau, ataupun berangkali karena kebetulan jaket Almamater berwarna hijau, namun lebih jauh dari itu makna yang terkandung dalam ECO-CAMPUS bermakna sejauh mana warga kampus dapat memanfaatkan sumber daya yang ada dilingkungan kampus secara efektif dan efesien misalnya dalam pemanfaatan kertas, alat tulis menulis, penggunaan listrik, air, lahan, pengelolaan sampah, perubahan Life Style Civitas Academica dll.

FBS UNESA telah turut berpartisipasi dalam rangka menyukseskan berlangsungnya eco campus.

Selama tahun 2019, terdapat 3 kegiatan utama yang telah dilakukan oleh FBS Unesa dalam rangka menyukseskan eco-campus, yakni :

1. Kegiatan Hidup Sehat

2. Kegiatan Hari Bumi

3. Kegiatan "End Plastic Pollution"

FBS Unesa berhasil mendapatkan Penganugerahan Terbaik Eco Campus Se - Surabaya oleh Dinas Lingkungan Hidup Surabaya.

Berikut beberapa potret kegiatan Eco-Campus FBS Unesa.