FBS Unesa Jalin Kerja Sama Strategis dengan FSP ISI Surakarta, Perkuat Kolaborasi Tri Dharma dan Dukung SDGs
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya menerima kunjungan dari Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Rabu (12/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung T14 FBS Unesa ini bertujuan memetakan dan memperkuat peluang kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kolaborasi dosen, kegiatan kemahasiswaan, serta pengembangan kelembagaan yang saling menguntungkan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan Dekan FBS Nomor B/118002/UN38.2/TU.00.01/2026 tanggal 7 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Rektor ISI Surakarta. Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FBS, Prof. Dr. Anas Ahmadi, S.Pd., M.Pd. , didampingi Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Didik Nurhadi, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Anas menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan FSP ISI Surakarta dan menegaskan bahwa kolaborasi lintas perguruan tinggi ini sejalan dengan kebijakan IKU serta akan memperkuat hubungan baik yang telah lama terjalin. Acara kemudian ditutup oleh Dekan FBS, Dr. Syafi’ul Anam, Ph.D. , yang menyatakan optimismenya terhadap tindak lanjut konkret dan mendorong segera disusunnya perjanjian kerja sama operasional.
Dari pihak FSP ISI Surakarta, hadir Dr. Aris Setiawan, M.Sn. (Dekan FSP) dan Kiswanto, S.Sn., M.A. (Wakil Dekan Bidang Akademik FSP). Sementara dari FBS Unesa turut hadir Koordinator Prodi S1 Pendidikan Sendratasik, Koordinator Prodi S2 Pendidikan Seni Budaya, Koordinator Prodi S3 Pendidikan Seni, serta PIC Kerja Sama Fakultas dan Prodi.
Pokok-Pokok Pembahasan
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, pihak FSP ISI Surakarta menyampaikan sejumlah kebutuhan dan tantangan, antara lain: pengelolaan jurnal ilmiah di lingkungan prodi yang masih perlu ditingkatkan; keinginan melanjutkan kolaborasi seni pertunjukan seperti peringatan Hari Tari Dunia; usulan pembukaan prodi baru Pendidikan Musik dan Pendidikan Seni Pertunjukan yang masih dalam status nomenklatur; kendala tugas akhir mahasiswa terkait penulisan artikel jurnal; serta kebutuhan memperkuat jejaring dosen baru untuk program riset nasional yang mensyaratkan kolaborasi antarperguruan tinggi.
Menanggapi hal tersebut, tim FBS Unesa menyatakan bahwa kebijakan IKU dan semangat kolaborasi Unesa sangat selaras dengan kebutuhan ISI Surakarta. FBS siap memberikan pendampingan pengelolaan jurnal, mengingat telah memiliki banyak jurnal terindeks Sinta dan sedang mengawal beberapa menuju Scopus. FBS menawarkan Jurnal Apron (pendidikan), Jurnal Solah (penciptaan), dan Jurnal Virtuoso (pengkajian dan penciptaan seni musik) sebagai wadah publikasi bagi dosen dan mahasiswa ISI. Selain itu, FBS menjelaskan bahwa sistem tugas akhir non-skripsi berbasis produk, proyek, prestasi, atau karya telah diterapkan, sehingga siap berbagi pengalaman dan prosedur.
Peluang Kolaborasi Konkret
Pertukaran dosen dan mahasiswa menjadi salah satu peluang utama yang dibahas. FBS Unesa telah terbiasa dengan program visiting lecture dan guest lecture, baik secara outbound maupun inbound, dengan mekanisme penggajian mengikuti kampus asal dan kehadiran fisik di akhir semester. Pertukaran mahasiswa dapat diintegrasikan melalui sistem MELISA dengan memberikan NIM Unesa kepada mahasiswa inbound dari ISI.
Kolaborasi riset nasional juga sangat dimungkinkan dengan skema penempatan dua nama dari setiap kampus dalam satu tim riset, serta didukung dana hibah internal prodi sebesar 20–30 juta rupiah per tahun. FBS juga menyediakan fasilitas Graha Sawunggaling untuk pertunjukan karya seni dan siap memfasilitasi proses pembukaan prodi baru serta pemenuhan syarat BLU ISI Surakarta melalui pengajaran lintas perguruan tinggi.
Kesepakatan dan Rencana Tindak Lanjut
Pertemuan menghasilkan sejumlah kesepakatan, yaitu: menyusun PKS (Perjanjian Kerja Sama) yang memayungi pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan pengabdian kepada masyarakat; FBS Unesa akan memberikan pendampingan teknis dalam pengelolaan jurnal ilmiah menuju akreditasi Sinta dan Scopus, serta sistem tugas akhir berbasis karya; membuka program visiting lecturer yang diintegrasikan dengan sistem MELISA Unesa; menindaklanjuti rencana kolaborasi seni pertunjukan dan pemanfaatan Graha Sawunggaling; serta FBS Unesa siap menjadi mitra strategis dalam pemenuhan syarat BLU ISI Surakarta. Kedua belah pihak sepakat untuk segera membentuk tim kecil guna merumuskan draf kerja sama dan jadwal tindak lanjut.
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Kerja sama ini sejalan dengan komitmen global dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) , khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) yang menekankan pentingnya akses yang setara terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas serta promosi pembelajaran sepanjang hayat. Kolaborasi ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan multistakeholder untuk berbagi pengetahuan, keahlian, dan sumber daya guna mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dengan semangat #SATULANGKAHDIDEPAN dan #BERSAMABISABEKERJASAMA, FBS Unesa dan FSP ISI Surakarta berkomitmen untuk terus mempererat hubungan dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan seni, pendidikan, dan kebudayaan di Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Share It On: