Dialog Aspirasi Mahasiswa FBS Unesa 2026: Membangun Budaya Partisipatif dan Tata Kelola Akademik yang Inklusif
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Dialog Aspirasi Mahasiswa yang berlangsung di Auditorium Gedung T14 FBS Unesa (2 Juni 2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FBS Unesa sebagai forum komunikasi strategis yang mempertemukan mahasiswa dengan pimpinan fakultas untuk membahas berbagai isu akademik, kemahasiswaan, serta pengembangan lingkungan belajar yang lebih baik.
Dialog Aspirasi merupakan wadah diskusi terbuka yang memungkinkan mahasiswa menyampaikan gagasan, masukan, kritik konstruktif, maupun pertanyaan secara langsung kepada jajaran struktural fakultas. Dalam pelaksanaannya, DPM FBS Unesa berperan sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan aspirasi mahasiswa dengan pihak pengambil kebijakan di tingkat fakultas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa FBS Unesa dari berbagai program studi, serta pengurus organisasi kemahasiswaan, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP). Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, menunjukkan tingginya kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan dan kemajuan fakultas.
Dari unsur pimpinan fakultas, hadir Dekan FBS Unesa, Bapak Syafi'ul Anam, Ph.D., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. Dr. Anas Ahmadi, M.Pd. Selain itu, turut hadir Kepala Laboratorium FBS, Pembina DPM FBS, para koordinator program studi, serta sejumlah unsur pendukung akademik lainnya yang berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam suasana yang terbuka dan konstruktif, berbagai topik menjadi bahan pembahasan, mulai dari layanan akademik, fasilitas penunjang pembelajaran, pengembangan kegiatan kemahasiswaan, hingga berbagai masukan terkait peningkatan kualitas layanan di lingkungan fakultas. Melalui dialog dua arah ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pandangan secara langsung, sementara pimpinan fakultas dapat memberikan penjelasan, klarifikasi, maupun tindak lanjut terhadap berbagai isu yang berkembang.
Pelaksanaan Dialog Aspirasi Mahasiswa juga mencerminkan komitmen FBS Unesa dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika. Kehadiran berbagai unsur pimpinan fakultas dalam forum tersebut menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun komunikasi yang sehat dan berkelanjutan dengan mahasiswa sebagai mitra utama dalam proses pendidikan.
Lebih jauh, kegiatan ini memiliki relevansi yang kuat dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertama, dialog ini mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui upaya peningkatan mutu layanan pendidikan dan penciptaan lingkungan akademik yang mendukung proses belajar mengajar secara optimal. Kedua, kegiatan ini sejalan dengan SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), khususnya dalam membangun institusi yang inklusif, akuntabel, dan responsif melalui mekanisme partisipasi mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan dan evaluasi kebijakan. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan pimpinan fakultas juga mencerminkan semangat SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi antarpemangku kepentingan di lingkungan perguruan tinggi.
Sebagai agenda tahunan yang telah menjadi bagian dari budaya akademik FBS Unesa, Dialog Aspirasi Mahasiswa kembali membuktikan pentingnya ruang komunikasi yang terbuka antara mahasiswa dan pimpinan fakultas. Menariknya, sebagaimana identitas khas lingkungan humaniora di Fakultas Bahasa dan Seni, diskusi berlangsung dalam suasana yang dinamis, profesional, namun tetap santai dan akrab. Perpaduan antara substansi yang serius dan nuansa kekeluargaan tersebut menjadi ciri khas yang menjadikan forum ini tidak hanya sebagai sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk membangun fakultas yang semakin unggul, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh sivitas akademika.
Share It On: