Belajar Budaya Sekaligus Ketrampilan Visual, Mahasiswa BIPA Unesa Antusias Ikuti Kelas Fotografi Bersama Prodi Seni Rupa Murni
Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) konsisten menggelar kegiatan Cinta Indonesia sebagai sarana pembelajaran budaya bagi mahasiswa BIPA. Kali ini mahasiswa BIPA Unesa kolaborasi bersama Program Studi Seni Rupa Murni dalam penyelenggaraan kelas fotografi bertemakan budaya Indonesia di Gedung T3, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Kampus 2 Lidah Wetan, Unesa, pada Jumat, 20 September, 2025.
Kelas fotografi ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa BIPA Unesa yang berasal dari Tiongkok, India, Korea, Botswana, Ekuador, dan Tanzania. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok. Setiap kelompok terdiri dari satu fotografer, satu asisten fotografer, dan dua model. Setiap model mengenakan pakaian tradisional Indonesia sebagai bentuk pengenalan budaya.
Guna mengoptimalkan proses pembelajaran, disediakan tiga sesi praktik utama untuk memperkenalkan teknik segitiga exposure kepada mahasiswa BIPA. Sesi pertama difokuskan pada pengaturan aperture, yang berpengaruh terhadap pencahayaan dan kedalaman bidang (depth of field). Sesi kedua menekankan pada shutter speed, untuk mengatur pembekuan atau pergerakan objek dalam gambar. Sementara sesi ketiga mengajarkan penggunaan ISO dalam menyesuaikan sensitivitas cahaya pada kamera. Secara bergiliran, masing-masing kelompok mencoba semua teknik yang diajarkan.
Ketua pelaksana, Fathoni Setiawan, menyampaikan bahwa tujuan pengadaan kelas fotografi ini sebagai upaya untuk menjadi jembatan antara pembelajaran budaya dan keterampilan visual. Sehingga mahasiswa BIPA tidak hanya sekedar mengenakan pakaian adat sebagai bagian dari pengenalan budaya, namun juga dibekali dengan pengetahuan dasar fotografi agar kelak mereka dapat menyebarkan keindahan dan kekayaan budaya Indonesia melalui karya-karya visual yang mereka hasilkan.
“Menurut saya karena fotografi adalah sebagian dari keseharian orang saat ini, sehingga harapannya ketika mereka diberikan pengetahuan mengenai kebudayaan Indonesia dan fotografi, mereka bisa menghasilkan karya-karya fotografi tentang budaya Indonesia yang kemudian mereka unggah dan sebar luaskan di negaranya”, jelasnya.
Salah satu mahasiswa BIPA dari Tingkok, Mei, mengaku mendapatkan pengalaman unik dari kegiatan Cinta Indonesia kali ini. “Semua teknik fotografi bisa dicoba satu per satu, aku bisa mencoba memotret orang lain, dan juga dipotret orang lain. Ini sungguh menyenangkan”, ucapnya.
Hal serupa juga dirasakan mahasiswa BIPA asal Tanzania, Rajab, yang menikmati sesi pemotretan sebagai model dengan berpakaian baju adat khas Jawa. “Kemarin sangat menyenangkan, saya belajar banyak mengenai pencahayaan, dan saya senang mencoba berbagai pose dan ekspresi”, ungkapnya dengan antusias.
Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa BIPA diajak berkeliling galeri untuk melihat langsung karya seni rupa berupa lukisan yang dibuat oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Seni Rupa Murni. Kegiatan ini menjadi momen apresiasi terhadap seni visual Indonesia sekaligus memperluas wawasan mahasiswa asing tentang ekspresi budaya dalam medium seni lukis.
Share It On: