Empat Dosen FBS UNESA Raih Pendanaan Program Riset Kolaboratif Indonesia 2025–2026
Fakultas Bahasa dan Seni UNESA — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya. Empat dosen FBS berhasil memperoleh pendanaan Program Penelitian Riset Kolaboratif Indonesia – Program Equity Tahun 2025–2026, sebuah skema bergengsi yang mendorong kolaborasi lintas disiplin dan penguatan riset berkelanjutan di tingkat nasional.
Para dosen penerima pendanaan tersebut adalah:
- Bapak Syafi’ul Anam, Ph.D. dengan judul riset Culturally Responsive Teaching Berbasis Cerita Rakyat untuk Penguatan Kompetensi Komunikatif dalam Pengajaran Bahasa Asing.
- Bapak Prof. Dr. Anas Ahmadi, S.Pd., M.Pd. dengan penelitian Pemetaan Komunitas Perempuan Jawa Menggunakan Geographic Information System (GIS) Timur Berbasis EtnoGender: Konteks Budaya, Sastra, dan Agama.
- Bapak Prof. Dr. Suhartono, M.Pd. melalui proyek Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat ke Ucapan untuk Meningkatkan Aksesibilitas Komunikasi bagi Penyandang Gangguan Komunikasi.
- Ibu Prof. Dr. Kisyani Laksono, M.Hum. dengan penelitian Green Learning Spaces sebagai Strategi Integrasi Pendidikan dan Green Economy untuk Mendukung SDGs 4 dan SDGs 5.
Seuruh civitas akademika Fakultas Bahasa dan Seni UNESA turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian luar biasa ini. Keberhasilan para dosen FBS UNESA dalam meraih pendanaan riset kolaboratif nasional menunjukkan kekuatan keilmuan dan semangat inovatif yang dimiliki. Ini menjadi bukti nyata kontribusi FBS dalam membangun ekosistem riset yang inklusif, relevan, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Program Riset Kolaboratif Indonesia – Program Equity ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat jejaring penelitian antar perguruan tinggi, mendorong inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, serta mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dengan capaian ini, FBS UNESA menegaskan posisinya sebagai fakultas yang tidak hanya unggul dalam bidang seni dan bahasa, tetapi juga aktif mengembangkan riset lintas disiplin yang berdampak luas bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Capaian ini menjadi bukti komitmen FBS UNESA dalam mendukung riset kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan menuju kampus unggul berkelas dunia.
Share It On: