Dari Surabaya ke Nagoya: Kisah Inspiratif Mahasiswa FBS UNESA di Program NUPACE Jepang
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) (Oktober 2025). Muhammad Fikri Rivaldi, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, berhasil lolos seleksi NUPACE (Nagoya University Program for Academic Exchange) dan menempuh studi selama dua semester di School of Education, Nagoya University, Jepang.
Selama menjalani studi, Fikri tidak hanya memperoleh pengalaman akademik yang mendalam, tetapi juga mengasah kemampuan adaptasi, komunikasi lintas budaya, dan kolaborasi internasional bersama mahasiswa dari berbagai negara. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi pengembangan kompetensi global mahasiswa UNESA di ranah pendidikan dan kebahasaan.
“This is a very big opportunity; you have to apply. Tidak semua kampus di Indonesia bisa ikut NUPACE. Beruntung mahasiswa Unesa karena sudah menjalin kerja sama dengan Nagoya University,” ujar Fikri. Ia juga berpesan agar mahasiswa lain tidak ragu bermimpi untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Menurutnya, meski persaingan ketat, kesempatan selalu terbuka bagi mereka yang berani berusaha dan berkomitmen tinggi.
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNESA, Syafi’ul Anam, Ph.D., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa FBS UNESA dalam program internasional seperti NUPACE merupakan bukti nyata dari upaya fakultas dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan penguatan kompetensi global mahasiswa.
Kisah inspiratif Fikri menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan memperluas wawasan melalui pengalaman akademik internasional. Melalui program seperti NUPACE, FBS UNESA menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pendidik yang unggul, berdaya saing global, dan berjiwa multikultural.
Share It On: